Pemuda PCPM Kandangan Sukses Gelar "Pos Ronda #10": Matangkan Rencana Touring Kebumen, Agenda Idul Qurban, hingga Pengelolaan Tiga Lahan Pertanian

KANDANGAN — Suasana hangat, guyub, dan penuh keakraban menyelimuti beranda kediaman Saudara Azka di desa Ngemplak pada Sabtu malam (9/5/2026). Belasan pemuda yang tergabung dalam Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Kandangan kembali menggelar forum kumpul rutin kebanggaan mereka, yakni "Pos Ronda #10". Mengusung semangat dan semboyan "Rembugan & ngopi, bareng pemuda", acara yang dimulai tepat pukul 20.00 WIB ini bukan sekadar ajang nongkrong akhir pekan biasa, melainkan wadah konsolidasi pemuda untuk merumuskan berbagai agenda strategis organisasi ke depan.

Duduk lesehan di atas karpet beranda rumah yang asri, ditemani secangkir kopi, kudapan ringan, dan kepulan asap tipis dari seduhan air panas, para pemuda tampak antusias mengikuti jalannya diskusi. Sesuai dengan susunan acara pokoknya, yakni "Tukar kawruh & info-info, Nglinting, Ngopi, Jagongan", perbincangan malam itu mengalir secara natural namun tetap berbobot. Tidak ada kekakuan protokoler; semua anggota bebas menyampaikan gagasan. Pada edisi kesepuluh ini, fokus utama pembahasan mengerucut pada tiga agenda besar yang membutuhkan sinergi dan kesolidan seluruh anggota PCPM Kandangan.

Agenda pertama yang dibahas dengan penuh semangat adalah persiapan kegiatan touring kendaraan bermotor menuju kawasan pesisir pantai selatan, tepatnya ke Pantai Kebumen. Rencana touring ini dirancang sebagai sarana tadabbur alam sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah antaranggota. Di tengah padatnya rutinitas pekerjaan dan dinamika organisasi, agenda ini diharapkan menjadi oase penyegar (refreshing) guna memupuk kembali solidaritas pemuda. Dalam forum Pos Ronda malam itu, dibahas secara detail mengenai pembentukan panitia kecil, penentuan rute perjalanan yang aman, titik kumpul, estimasi biaya, hingga pengecekan kesiapan kondisi mesin kendaraan masing-masing anggota. Keselamatan dan ketertiban berlalu lintas (safety riding) menjadi penekanan paling utama agar rombongan pemuda ini dapat menjadi teladan yang baik di jalan raya.

Beranjak dari pembahasan yang santai, forum kemudian beralih mematangkan persiapan menyambut Hari Raya Idul Qurban (Idul Adha) yang akan segera tiba dalam waktu dekat. Bagi PCPM Kandangan, momen Idul Qurban selalu menjadi agenda keagamaan dan sosial tahunan yang sangat krusial. Tenaga dan peran aktif pemuda sangat dibutuhkan dalam kesuksesan ibadah kurban masyarakat. Diskusi malam itu menghasilkan kesepakatan terkait pembagian tugas (job description) kepanitiaan. Ada tim yang khusus ditugaskan untuk mensurvei harga sapi dan kambing di peternak lokal guna memastikan hewan kurban sehat dan memenuhi syarat syariat. Selain itu, dibentuk pula tim eksekutor lapangan yang akan bertugas dalam penyembelihan, pengulitan, pencacahan daging, hingga pemetaan titik-titik distribusi agar bantuan daging kurban tepat sasaran, dengan memprioritaskan warga kurang mampu yang jarang tersentuh.

Puncak dari diskusi malam di Pos Ronda #10 ini adalah pembahasan mengenai program pemberdayaan ekonomi pemuda melalui sektor pertanian. Ini menjadi terobosan baru dan langkah progresif dari pemuda Kandangan. Dalam pertemuan tersebut, disepakati bahwa para anggota PCPM akan mulai turun tangan secara langsung mengelola 3 (tiga) bidang lahan pertanian produktif yang potensinya belum dioptimalkan secara maksimal. Program ini merupakan manifestasi nyata dari upaya kemandirian organisasi sekaligus respons cerdas pemuda terhadap isu ketahanan pangan di tingkat lokal.

Tiga bidang lahan tersebut rencananya akan ditanami komoditas sayuran dan palawija yang memiliki nilai ekonomis tinggi, stabil di pasaran, dan memiliki masa panen yang relatif cepat. Forum menyepakati pembentukan tiga kelompok tani pemuda, di mana masing-masing kelompok akan bertanggung jawab penuh atas satu bidang lahan. Tugas mereka mencakup perencanaan dari hulu ke hilir: mulai dari pembersihan dan pengolahan tanah, pemilihan bibit unggul, perawatan rutin, penyediaan pupuk, hingga strategi pemasaran saat masa panen tiba.

Langkah berani mengelola lahan pertanian ini dinilai sangat strategis. Selain melatih jiwa kewirausahaan (entrepreneurship) dan etos kerja keras di bidang agrobisnis, hasil dari panen ketiga lahan tersebut nantinya akan disisihkan untuk kas organisasi. Dana kemandirian inilah yang kemudian akan digunakan untuk menyokong berbagai kegiatan sosial, pendidikan, dan dakwah PCPM Kandangan di masa mendatang.

Tepat menjelang larut malam, acara Pos Ronda #10 pun diakhiri dengan kesimpulan yang solid dan doa penutup. Pertemuan di Ngemplak ini telah membuktikan bahwa pemuda memiliki peran yang sangat vital dalam menggerakkan roda sosial kemasyarakatan. Melalui perpaduan antara agenda rekreasi, pengabdian keagamaan, dan kemandirian ekonomi, PCPM Kandangan terus menunjukkan komitmennya sebagai organisasi kepemudaan yang aktif dan membawa manfaat nyata bagi umat. Pos Ronda telah sukses bertransformasi menjadi posko pergerakan pemuda yang berkemajuan.



Tags

Posting Komentar

[blogger]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.