Gandeng Pengurus Pengajian hingga Pemuda dan KOKAM, Lazismu Sukses Eksekusi Program Sinergi Qurban Perdana di Kandangan

KANDANGAN – Momentum Hari Raya Idul Adha selalu menjadi saat yang tepat untuk memperkuat tali persaudaraan dan kepedulian sosial. Semangat inilah yang terpancar nyata dalam kolaborasi program Sinergi Qurban antara Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Daerah Temanggung dengan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kandangan.

Bertempat di Masjid Nurul Iman, Dusun Punduhan, Kecamatan Kandangan, aksi sosial keagamaan ini berhasil dieksekusi dengan kompak oleh kolaborasi anak muda dan elemen struktural Muhammadiyah setempat pada hari H penyembelihan.

Aktivitas yang sarat akan nilai gotong royong ini digerakkan langsung oleh sinergi antara personel Pemuda Muhammadiyah, Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM), serta perwakilan dari pengurus harian Pengajian Ahad Pagi PCM Kandangan. Kehadiran para pemuda dan relawan ini menjadi motor penggerak utama, mulai dari proses persiapan tempat, penyembelihan, pengulitan, pemotongan daging, hingga tahap pendistribusian kepada masyarakat.

Langkah Perdana Menuju Keberlanjutan Program

Acara yang digelar di Masjid Nurul Iman Punduhan ini merupakan acara perdana yang dilaksanakan pada tahun ini. Meskipun menjadi langkah awal dari rangkaian program syiar qurban Lazismu dan PCM Kandangan, antusiasme dan profesionalisme para relawan di lapangan membuat jalannya acara berlangsung sangat tertib dan khidmat.

Pada gelaran perdana ini, panitia mengeksekusi penyembelihan 1 ekor kambing terbaik. Hewan qurban tersebut diamanahkan oleh seorang mudhohi (orang yang berqurban) bernama Bapak Sunardi. Kepercayaan yang diberikan oleh Bapak Sunardi melalui Lazismu Temanggung ini menjadi pemantik awal yang sangat berharga bagi syiar dakwah Islam berkemajuan di wilayah Kandangan.

Ketua panitia pelaksana di lapangan menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas terselenggaranya acara perdana ini. Menurutnya, kolaborasi lintas unsur—mulai dari lembaga zakat, jajaran cabang, organisasi otonom (ortom) pemuda, KOKAM, hingga unsur pengurus pengajian—adalah modal sosial yang luar biasa bagi Muhammadiyah di tingkat akar rumput.

"Alhamdulillah, meski ini merupakan acara perdana untuk tahun ini, koordinasi antar-lini berjalan sangat solid. Mas-mas Pemuda dan KOKAM bergerak cepat, sementara bapak-bapak dari Pengurus Pengajian Ahad Pagi mengawal jalannya acara dengan bijak. Terima kasih khusus kami sampaikan kepada Bapak Sunardi selaku mudhohi," ujarnya di sela-sela kegiatan.

Merawat Basis Dakwah Pengajian Ahad Pagi

Pemilihan Masjid Nurul Iman Punduhan sebagai lokasi pelaksanaan program Sinergi Qurban ini bukan tanpa alasan. Masjid ini memiliki nilai strategis dan historis yang kuat bagi dinamika dakwah Muhammadiyah di Kecamatan Kandangan. Setiap pekannya, Masjid Nurul Iman secara rutin digunakan sebagai pusat kegiatan Pengajian Ahad Pagi.

Oleh karena itu, distribusi daging qurban kali ini difokuskan dan dibagikan secara merata kepada warga masyarakat yang tinggal di sekitar lingkungan masjid. Langkah ini dinilai sebagai bentuk apresiasi sekaligus upaya merawat kedekatan sosiologis dengan warga sekitar yang selama ini selalu mendukung dan meramaikan kegiatan pengajian pekanan tersebut.

Sebanyak puluhan paket daging qurban berhasil dikemas dengan rapi dan ramah lingkungan, kemudian diantarkan langsung oleh personil KOKAM dan Pemuda Muhammadiyah ke rumah-rumah warga (door to door). Pendekatan ini dilakukan untuk menjaga ketertiban serta memastikan bahwa bantuan tersebut tepat sasaran dan langsung diterima oleh mereka yang berhak.

Dampak Positif dan Harapan ke Depan

Warga sekitar Masjid Nurul Iman Punduhan menyambut program ini dengan penuh suka cita dan haru. Bagi mereka, kehadiran Lazismu, PCM, Pemuda, dan KOKAM tidak hanya membawa manfaat materiil berupa daging qurban, tetapi juga menghadirkan suasana kehangatan dan kepedulian yang nyata di tengah-tengah masyarakat.

Sinergi ini membuktikan bahwa penanganan ibadah qurban yang dikelola secara kelembagaan melalui Lazismu, jika dipadukan dengan kekuatan gerakan pemuda lapangan seperti KOKAM dan Pemuda Muhammadiyah, mampu menghasilkan dampak dakwah yang efisien dan menyentuh hati.

Melalui kesuksesan acara perdana 1 ekor kambing dari Bapak Sunardi ini, Lazismu Temanggung dan PCM Kandangan berharap dapat memicu gelombang kesadaran berqurban yang lebih besar di tahun-tahun mendatang. Target ke depan, jumlah hewan qurban yang dihimpun dapat terus meningkat, sehingga jangkauan manfaat dan syiar dakwah di wilayah-wilayah yang membutuhkan perhatian khusus di Temanggung dapat berjalan semakin masif dan merata.

Tags
This is the most recent post.
Posting Lama

Posting Komentar

[blogger]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.