Sinergi TNI dan Ormas: Komandan KOKAM Kandangan Didik Sufyarani Wakili Daerah dalam Giat Pembinaan Lingkungan Hidup Kodam IV/Diponegoro

SEMARANG, 3 Juni 2026 – Pagi yang sejuk menyelimuti pelataran Markas Komando Distrik Militer (Makodim) pada hari ini, Rabu, 3 Juni 2026. Tepat pukul 06.30 WIB, sebuah kendaraan minibus berjenis Elf telah terparkir rapi dan siap memberangkatkan rombongan perwakilan daerah menuju Markas Komando Daerah Militer (Makodam) IV/Diponegoro. Di antara rombongan yang bersiap, tampak sosok Didik Sufyarani, Komandan Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) Cabang Kandangan, yang hadir mewakili elemen sipil dengan mengenakan seragam kebanggaan organisasinya.

Keberangkatan Didik Sufyarani beserta rombongan hari ini merupakan respons atas panggilan tugas dan sinergi lintas institusi yang diinstruksikan langsung oleh komando atas. Berdasarkan Surat Telegram (ST) Danrem nomor ST/448/2026, hari ini diselenggarakan agenda penting bertajuk "Kegiatan Pembinaan Lingkungan Hidup Tingkat Kodam IV/Diponegoro". Acara ini dijadwalkan berlangsung pada pukul 09.00 WIB, mengambil tempat di Aula Makodam.

Kemanunggalan TNI dan Elemen Sipil

Kegiatan ini tidak hanya melibatkan prajurit militer, tetapi juga menggandeng langsung organisasi masyarakat (Ormas) serta elemen kepemudaan untuk mewujudkan kemanunggalan TNI-Rakyat dalam menjaga kelestarian ekosistem. Sesuai dengan tembusan surat yang ditujukan kepada Kepala Staf Kodim (Kasdim) serta Komandan Rayon Militer (Danramil) 12/Bulu dan Danramil 8/Kandangan, rombongan yang diberangkatkan pagi ini terdiri dari perwakilan lintas sektor yang sangat beragam.

Untuk memastikan keterwakilan elemen masyarakat yang proporsional, delegasi dibagi berdasarkan wilayah Koramil masing-masing:

  • Delegasi Koramil 08/Kandangan:

    • 1 orang Bintara Pembina Desa (Babinsa) sebagai unsur TNI.

    • 2 orang perwakilan Organisasi Masyarakat (Ormas), di mana Didik Sufyarani selaku Komandan KOKAM Kandangan menjadi salah satu pilar utamanya.

  • Delegasi Koramil 12/Bulu:

    • 1 orang perwakilan Karang Taruna (mengenakan seragam resmi Karang Taruna).

    • 1 orang perwakilan komunitas Pecinta Alam (mengenakan pakaian lapangan Pecinta Alam).

Keberagaman latar belakang peserta ini menunjukkan betapa inklusifnya pendekatan Kodam IV/Diponegoro dalam merawat lingkungan hidup. Sesuai aturan yang ditetapkan, para prajurit TNI tampil gagah dengan Pakaian Dinas Lapangan (PDL) Loreng Malvinas, sementara para perwakilan sipil diizinkan mengenakan pakaian seragam organisasi masing-masing, menciptakan pemandangan yang harmonis antara warna militer dan corak keragaman masyarakat sipil.

Komitmen KOKAM Kandangan terhadap Ekologi

Bagi Didik Sufyarani, tugas mewakili wilayah Kandangan dalam agenda lingkungan hidup tingkat Kodam merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar. Keterlibatan KOKAM dalam kegiatan ini secara langsung menegaskan komitmen Pemuda Muhammadiyah terhadap isu-isu kelestarian alam dan ekologi.

"Kehadiran kami dari KOKAM Kandangan untuk memenuhi instruksi dan undangan ini adalah wujud nyata dari dakwah bil hal (dakwah melalui perbuatan). Menjaga alam serta merawat lingkungan hidup adalah kewajiban yang selaras dengan nilai-nilai agama dan prinsip organisasi kami. Sinergi bersama jajaran TNI memberikan ruang bagi Ormas untuk berkontribusi lebih luas dan berdampak nyata bagi keselamatan ekosistem daerah kita," ujar Didik sesaat sebelum menaiki kendaraan Elf.

Perjalanan dari Makodim menuju Aula Makodam di Semarang menjadi momentum berharga bagi para delegasi. Di dalam kendaraan, silaturahmi antar rombongan Koramil 08/Kandangan dan Koramil 12/Bulu terus terjalin. Mereka bertukar pikiran mengenai potensi lingkungan serta tantangan ekologis di wilayah masing-masing, mulai dari potensi lahan kritis hingga pengelolaan sampah desa.

Harapan dan Rencana Aksi Pasca-Kegiatan

Kegiatan Pembinaan Lingkungan Hidup di Makodam IV/Diponegoro ini diharapkan tidak sekadar menjadi seremonial, melainkan mampu melahirkan rencana aksi yang konkret. Fokus pembinaan yang akan disosialisasikan biasanya mencakup upaya reboisasi, pengelolaan lahan resapan air, penanganan sampah terpadu, hingga mitigasi bencana hidrometeorologi.

Sebagai Komandan KOKAM, Didik memikul harapan besar untuk menyerap seluruh ilmu dan arahan dari Makodam hari ini. Ilmu tersebut nantinya harus diestafetkan ke tingkat pimpinan cabang hingga ranting di wilayah Kandangan. KOKAM diharapkan mampu menjadi motor penggerak bersama Babinsa di desa-desa untuk mengedukasi masyarakat terkait pentingnya menjaga lingkungan sekitar.

"Sepulang dari Aula Makodam nanti, tugas sesungguhnya di lapangan baru akan dimulai. Kami siap berkoordinasi secara berkelanjutan dengan Danramil 08/Kandangan dan rekan-rekan Babinsa untuk membumikan program pelestarian ini. KOKAM harus senantiasa berada di garda terdepan untuk turun menanam pohon dan merawat alam semesta sebagai bentuk pengabdian kepada Tuhan dan Tanah Air," pungkas Didik memantapkan tekadnya.

Tepat pukul 09.00 WIB, seluruh delegasi dijadwalkan telah duduk di Aula Makodam IV/Diponegoro, siap menyerap pembekalan dan memulai babak baru dalam sinergi sipil-militer demi menjaga hijaunya bumi pertiwi.

Tags

Posting Komentar

[blogger]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.