TEMANGGUNG – Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Kandangan, Kabupaten Temanggung, menyatakan kesiapannya untuk berpartisipasi aktif dan memobilisasi massa dalam memeriahkan gelaran Pekan Agro Digital & Inovasi (PADI) Jawa Tengah 2026. Kehadiran para pemuda penggerak ini bukan sekadar kunjungan pameran biasa, melainkan sebuah langkah konkret dalam memenuhi undangan resmi, sekaligus menjadi ajang strategis untuk mempererat tali silaturahmi lintas sektor demi kemajuan agribisnis daerah.
Langkah inisiatif ini merujuk pada surat edaran resmi bernomor 229/II.10/B/2026 yang diterbitkan pada 20 April 2026 oleh Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah. Dalam perhelatan akbar PADI 2026 yang diinisiasi oleh Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah tersebut, MPM bersama Lazismu PWM Jateng turut mengambil peran sentral dengan membuka stand expo yang berlokasi di blok B6, B7, dan B8 Agro Center Soropadan.
Melalui instruksi tersebut, MPM PWM Jawa Tengah secara khusus mengundang seluruh jejaring MPM dan Jaringan Tani Muhammadiyah (Jatam) di tingkat daerah se-Jawa Tengah untuk hadir menyemarakkan kegiatan. Menanggapi seruan ini, PCPM Kandangan merespons cepat dengan menyebarkan poster ajakan partisipasi di berbagai lini masa, mulai dari Instagram, Facebook, YouTube "Muhammadiyah Kandangan", hingga TikTok "Suara Pemuda".
Dalam rencana mobilitasnya, PCPM Kandangan menetapkan jadwal keberangkatan secara rombongan pada hari Ahad, 26 April 2026. Upaya penggalangan partisipasi ini dirancang sangat taktis dan lekat dengan nilai-nilai religius. Rombongan dijadwalkan akan berangkat bersama-sama dari titik kumpul Masjid Nurul Iman, tepat setelah pelaksanaan kegiatan rutin Pengajian Ahad Pagi.
Pendekatan kultural ini diharapkan mampu membawa rombongan dalam jumlah besar, termasuk di dalamnya barisan Jamaah Tani Muhammadiyah. Seluruh peserta yang hadir dari Kandangan juga diimbau untuk mengenakan atribut kebanggaan Muhammadiyah, MPM, atau Jatam, serta diinstruksikan untuk menyiapkan infaq terbaik mereka sebagai bentuk dukungan nyata bagi program pemberdayaan umat.
Ajang PADI 2026 yang berpusat di Agro Center Soropadan, Jl. Raya Magelang – Semarang Km. 12,8 Pringsurat, Temanggung ini dinilai menawarkan ruang networking atau silaturahmi yang sangat luas. Di sinilah titik temu berbagai elemen krusial berkumpul: petani unggulan, inovator teknologi, akademisi, hingga jajaran pemerintah provinsi.
Bagi PCPM Kandangan, momentum ini dimanfaatkan untuk memperluas cakrawala lintas bidang. Silaturahmi yang dibangun tidak hanya terbatas pada internal persyarikatan di stand B6-B8 milik MPM PWM Jateng, tetapi juga meluas ke berbagai stand pameran teknologi dan inovasi pertanian lainnya. Dialog dengan para praktisi diharapkan dapat memunculkan gagasan-gagasan segar terkait integrasi teknologi digital—seperti sistem informasi pelaporan atau aplikasi pengelolaan basis data—ke dalam ekosistem pertanian lokal di desa-desa.
Selain itu, rangkaian acara di PADI 2026 menawarkan daya tarik spesifik yang memfasilitasi silaturahmi dengan berbagai komunitas hobi dan profesi. Bertepatan dengan hari kunjungan PCPM Kandangan pada Ahad (26/4), akan diselenggarakan "Jateng Coffee Festival 2026: V60 Battle Alert" yang memperebutkan Piala Gubernur Jawa Tengah. Acara ini menjadi wadah silaturahmi yang sempurna bagi pemuda pegiat industri kreatif dan pengusaha kedai kopi lokal.
Ada pula Pekan Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Daerah Jawa Tengah (PEDA), Workshop Wirausaha dan Pertanian, Lokakarya sesi Jambore, hingga kegiatan yang sudah berlangsung sehari sebelumnya seperti Kontes Domba Padi 2026 dan Workshop Keranjang Parcel Rotan. Keberagaman acara ini memungkinkan pemuda untuk menyerap ilmu dari berbagai multidisiplin.
Keterlibatan aktif generasi muda dalam sektor agro-digital saat ini berada di posisi yang sangat krusial. Pertanian modern tidak lagi identik dengan pola konvensional, melainkan telah bergeser ke arah mekanisasi dan digitalisasi inovasi. Oleh karena itu, kehadiran PCPM Kandangan di PADI 2026 adalah bukti komitmen bahwa pemuda siap menjadi jembatan penghubung antara tradisi agraris yang kuat dengan kemajuan teknologi modern.
Diharapkan, pasca menghadiri acara dan bersilaturahmi di Agro Center Soropadan, delegasi pemuda dan Jamaah Tani Muhammadiyah Kandangan dapat membawa pulang insight berharga. Ilmu, wawasan terapan, serta relasi strategis yang didapatkan dari PADI 2026 diharapkan dapat segera diimplementasikan secara nyata, mendorong terciptanya kemandirian pangan, serta meningkatkan kesejahteraan ekonomi umat di wilayah Kabupaten Temanggung dan sekitarnya.

.webp)
.webp)
Posting Komentar